Home / Tentang SETIA / SETIA dan BELANDA

SETIA dan BELANDA

SETIA mengakui Alkitab sebagai Firman Allah. SETIA menerima Pengakuan Iman Rasuli, dan pengakuan-pengakuan Reformed dari era Reformasi Agung. SETIA dicirikan oleh ketiga semboyang Reformasi:  Sola Fide, Sola Gratia, Sola Skriptura.

Dengan demikian SETIA memperkenalkan diri sebagai STT yang non-karismatik dan non-arminian.

Pada awal tahun ke-90-an, melalui LITINDO, SETIA berkenalan dengan Gereja-Gereja Reformed di Belanda (Gereformeerde Kerken Vrijgemaakt, GKV). Relasi itu dipererat waktu Pdt. Dr. Matheus Mangentang mengajukan permohonan kepada GKV untuk mendapat beberapa orang dosen dari Belanda yang dapat membantu untuk membentuk SETIA menjadi STT yang berciri Reformed.

Usulan itu diterima baik oleh GKV, dan gereja-gereja di klasis Groningen, di bagian utara Belanda, diminta untuk mengurus bantuan itu. Pada tahun 2000 mulailah proyek kerjasama antara SETIA dan Kedeputatan Zending Gereja-Gereja Reformed di Groningen (Groninger Zendingsdeputaten, GZD).

Dana yang dibutuhkan untuk proyek ini disumbangkan oleh beberapa instansi lain di GKV, di antaranya gereja-gereja Reformed di propinsi Overijssel, dan organisasi pemberi bantuan De Verre Naasten.

Sesuai dengan maksud dan tujuan pdt. Dr. Mangentang, bantuan yang diberikan oleh Gereja-Gereja Reformed di Belanda bertujuan mencapai hasil yang berikut:

  • Dosen-dosen yang mengajar atas dasar Alkitab sebagai Firman Allah, sesuai dengan pandangan Reformed
  • Kurikulum yang dicirikan oleh ajaran Reformed
  • Pimpinan STT yang mampu dan bermotivasi untuk mempertahankan SETIA sebagai STT yang berciri Reformed
  • Dorongan yang kuat bagi teologi Reformed di Indonesia

Ada hubungan erat antara SETIA dan LITINDO. Sejumlah terbitan LITINDO dipakai sebagai bahan wajib bagi mahasiswa SETIA, Di sebelah lain, dosen-dosen SETIA yang menerima pendidikan lanjut dalam ajaran Reformed, mudah-mudahan kemudian hari dapat menolong LITINDO menerbitkan buku-buku Reformed yang berakar dalam dunia Indonesia.

Sejak bulan Juli 2005, kerjasama antara SETIA dan Belanda diatur dalam Kontrak Kerjasama, yang ditangdatangani oleh pimpinan SETIA dan GZD.

Sejak 1 Januari 2012, proyek SETIA di Belanda diperhatikan oleh Kedeputatan Zending Gereja-Gereja Reformed di Overijssel (Overijsselse Zendingsdeputaten, OZD). GZD hanya masih membimbing kedua dosen SETIA yang sedang berstudi di Kampen, sampai mereka akan pulang ke Jakarta.