Home / Kegiatan / Proyek

Proyek

Proyek-proyek yang sekarang sedang ditangani oleh LITINDO adalah sebagai berikut:

 

  • Dogmatik Ringkas Reformasi
  • Prof. Dr. Jakob van Bruggen: Paulus, Pionir bagi sang Mesias. Terjemahannya dikoordinir oleh pdt. Jaap Groen.
  • H. Westerink: Berserulah kepada-Ku. Mengenai Doa. Terjemahannya dikoordinir oleh pdt. Henk Venema.
  • IRTT: Candlestand Statement.
  • Kanonik Reformasi. Penerbitan karangan ini diawasi pdt. Gerrit Riemer.
  • Pdt. C. van den Berg, Kisah Para Rasul. Terjemahannya dikoordinir oleh pdt. Henk Venema

 

 

Dogmatik Ringkas Reformasi

 

Litindo sudah memulai proyek baru yang cukup besar, yang akan meminta waktu yang lama dan dana banyak, yaitu penerbitan buku pegangan Dogmatik Reformed Ringkas dalam Konteks Indonesia. Untuk realisasinya, Litindo melibatkan banyak teolog yang sendiri Warga Negara Indonesia atau yang berpengalaman dalam pelayanan gereja di Indonesia. Buku pegangan tsb akan membahas ajaran Kitab Suci tentang berbagai pokok ajaran, misalkan mengenai Allah Tritunggal, Kitab Suci & Dogma, Penciptaan & Pemeliharaan, Manusia & Dosa, Kristologi, Soteriologi, Pneumatologi, Eklesiologi, dan Eskatologi. Uraian ajaran Kitab Suci itu kemudian akan diterapkan ke konteks Indonesia sehingga pembaca dapat menggunakannya untuk hidupnya sebagai orang Kristen.

 

Mungkin pembaca langsung bereaksi: "Tetapi sudah terbit banyak buku Dogmatik di Indonesia. Kenapa Litindo menambahkan buku yang sebenarnya sudah ada?"

Benar sekali, sudah terdapat belasan buku yang membahas ajaran Kitab Suci secara menyeluruh. Dan selain itu ada puluhan buku yang membicarakan pokok ajaran tertentu. Walaupun demikian, tetapi dapat dikemukakan beberapa alasan penting yang meyakinkan untuk menjalankan Proyek DRR tersebut, yaitu:

  1. Semua buku pegangan Dogmatik yang sudah tersedia dalam bh Indonesia, kecuali beberapa, adalah terjemahan dari bahasa lain dan berasal dari konteks kebudayaan yang lain (Dunia Barat) sehingga tidak memperhatikan konteks Indonesia.
  2. Buku-buku pegangan Dogmatik yang tersedia, semuanya tidak aktual karena kebanyakannya sudah terbit puluhan tahun yang lalu. Keadaan dunia terkini dan pandangan-pandangan teologi yang terbaru tidak dibahas.
  3. Belum ada buku pegangan Dogmatik yang menyeluruh yang bercirikan Reformed, artinya yang bertitik-tolak dari pengakuan bahwa Alkitab adalah benar-benar Firman Tuhan yang merupakan kesatuan historis dan yang mengenai satu pokok besar yakni keselamatan dunia oleh Anak Allah, Yesus Kristus (Kristosentris).

Singkatnya, buku-buku pegangan Dogmatik yang ada semuanya berasal dari luar, ketinggalan zaman, tidak aktual, tidak terarah pada konteks pembaca, dan menimbulkan kebingungan di bidang pandangan dan titik-tolaknya. Semua alasan ini membenarkan penerbitan buku pegangan Dogmatik Reformed yang Kontekstual.

 

Sebenarnya penguraian ajaran Kitab Suci tentang pokok ajaran tertentu tidak akan berbeda dalam satu buku atau buku yang lain. Yang berbeda pastilah interpretasi data-data Kitab Suci dan pengembangan pandangan yang berdasarkan interpretasi itu. Yang juga akan berbeda adalah penerapan data-data itu ke konteks setempat melalui proses perbandingan, penilaian, dan pembaruan. Pada khususnya untuk hal terakhir mutlak diperlukan masukan-masukan dari teolog-teolog WNI yang mengenal konteks setempat secara mendalam.

 

Pada saat ini Proyek DRR sudah kira-kira mencapai tahap kedua: tentang hampir semua pokok ajaran Kitab Suci sudah disiapkan konsep-konsep pertama. Beberapa konsep telah diserahkan kepada rekan penulis yang punya tugas ikut membaca dan mengomentarinya dan - paling penting - menerapkannya ke konteks Indonesia. Untuk itu dia dapat memakai atau menilai buku-buku yang sudah terdapat di Indonesia. Tetapi lebih penting ia memasuki dan menyoroti data-data agama dan kebudayaan yang berperan di Indonesia. Dalam pembahasan pokok Kristologi / Soteriologi ia harus memperhatikan pandangan Islam mengenai keallahan Yesus Kristus (Isa). Dan dalam pembicaraan pemeliharaan Allah ia tak dapat tidak menjawabkan pertanyaan yang timbul tentang bencana-bencana alam tsunami dan gempa bumi yang baru-baru terjadi di Indonesia. Di samping itu ia harus menilai pikiran animisme tentang praktik sihir dan santet (yang khususnya dipakai untuk memaksa kuasa Ilahi). Tahap kedua ini akan menghasilkan konsep kedua.

 

Setelah tahap kedua selesai, menyusul lagi tahap ketiga, yakni redaksi semua konsep kedua menjadi satu buku pegangan yang terpadu. Redaksi ini adalah beban dr Jan A. Boersema (Apeldoorn, Belanda / Sumba, Indonesia) dan bpk Marianus T. Waang M. Th. (Jakarta). Sekarang belum tentu kapan tahap ketiga itu dapat dimulai. Harapan Litindo semua tahap ini selesai pada akhir tahun 2010, agar dilakukan tahap keempat, yaitu pengediting dan penerbitannya pada tahun 2011, agak idealistis. Bagaimana pun, Proyek DRR sedang berlangsung dan semakin berkembang. Itu berita yang positif. Jika Tuhan menghendakinya, buku pegangan ini dapat terbit dalam jangka beberapa tahun. Semoga Dia memberkati proyek penerbitan Dogmatik Reformed yang Kontekstual ini. Demi kehormatan Nama-Nya!