Home / Tentang Kami / Visi dan Misi

Visi dan Misi

LITINDO ingin membangun perpustakaan-dasar buku-buku reformed dalam bahasa Indonesia yang meliputi seluruh deretan warna teologi dan yang dapat bermanfaat baik bagi para teolog, maupun bagi para penatua dan kaum muda dalam gereja-gereja di Indonesia.

Untuk menjelaskan tujuan itu, LITINDO telah menyusun sebuah maket:

 

 

Perpustakan-dasar Teologi Reformed

Teolog dan pendeta

Kader setempat

Kaum muda

Tafsiran

Bahasa-bahasa asli Alkitab
Dunia Alkitab
Isi Alkitab
Tafsiran Alkitab

Gereja

Sejarah Gereja
Peraturan Gereja

Ajaran

Dokumen-dokumen Pengakuan
Ajaran Gereja (Dogmatik)
Kehidupan orang Kristen (Etik)

Jemaat

Umum
Mengenai Khotbah (homiletika)
Mengenai pendidikan kaum muda (kateketik)
Mengenai ibadah (liturgik)
Mengenai penggembalaan (poimenik)
Mengenai pelayanan (diakonik)
Mengenai penginjilan (missiologi)

  

Maket ini memperlihatkan lapangan kerja LITINDO di ilmu teologi dan di dalam gereja.

 

Meskipun proyek itu timbul dari GGRI, dan dimulai sebagai proyek untuk GGRI, tetapi dalam pekerjaannya, LITINDO dengan tegas ingin melayani seluruh dunia Kristen di Indonesia. Buku-buku keluaran LITINDO dapat sangat membantu dalam menambah kelengkapan gereja-gereja dan orang-orang Kristen yang lain itu di negeri yang maha luas ini. Banyak gereja di Indonesia berakar dalam Zending Gereformeerd dari Belanda, di antaranya ada yang berasal dari zaman sebelum Perang Dunia Kedua.

LITINDO ingin berusaha semaksimal mungkin, dan ingin memberi sumbangan reformed yang positif dalam keseluruhan jerih payah teologi di Indonesia.

Dengan kata reformed dimaksud: Alkitabiah, yaitu: titik tolak dan dasar seluruh kegiatan dan penerbitan LITINDO adalah pandangan bahwa Alkitab adalah Kitab Suci, Firman Allah yang berwibawa. Pandangan itu sebenarnya ciri dasar Reformasi: Sola Scriptura.

 

LITINDO ingin melayani tiap lapisan dalam jemaat-jemaat Kristen:

  • Para teolog, pendeta, dan mahasiswa-siswi teologi. Banyak buku-buku teologi yang terbit di Indonesia, dipengaruhi kritik modern terhadap Kitab Suci dan menyiarkannya seakan-akan semestinya begitu. LITINDO ingin menghadirkan pendapat Alkitabiah yang reformed di pasaran buku teologi di Indonesia.
  • Kader setempat. Juga di kalangan itu ada kebutuhan yang mendesak akan bahan studi yang baik. Misalnya untuk penelitian Alkitab dalam berbagai perkumpulan gereja; bahan ajaran untuk kursus-kursus majelis dan pembangunan jemaat; penerangan mengenai bermacam-macam tema etika; dan lain sebagainya.
  • Kaum muda. Remaja dan pemudi masa kinii adalah gereja masa depan. Sangat penting untuk menyediakan bahan Alkitabiah bagi mereka yang dapat dipercayai.